Peringati May Day, Pemkot Banjarmasin Siapkan BPJS Ketenagakerjaan Gratis bagi 1.300 Pekerja Informal
BANJARMASIN – Memanfaatkan momentum Hari Buruh Internasional atau May Day, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Diskopumker) Kota Banjarmasin menghadirkan program perlindungan khusus bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).
Pemerintah daerah mengalokasikan 1.300 kuota jaminan sosial berupa jaminan ketenagakerjaan yang diberikan secara cuma-cuma kepada para pekerja di sektor informal.
Kepala Diskopumker Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi kelompok pekerja rentan.
Sasaran utama dari program ini adalah mereka yang bekerja secara mandiri, seperti buruh harian lepas, pelaku wirausaha, hingga mitra pengemudi ojek online.
“Selama ini, jaminan sosial lebih banyak menyentuh pekerja formal atau yang menerima upah tetap. Oleh karena itu, program ini kami rancang secara khusus untuk melindungi para pekerja bukan penerima upah yang masuk dalam kategori rentan,” jelas Machli, Kamis (30/4/2026).
Lebih lanjut, Machli memastikan bahwa seluruh biaya untuk 1.300 jaminan sosial tersebut—yang nantinya berupa fasilitas BPJS Ketenagakerjaan—akan ditanggung sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarmasin.
Guna merealisasikan target pelaksanaan pada tahun ini, Diskopumker tengah menginstruksikan aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk mempercepat proses pendataan di lapangan.
Inisiatif pemerintah ini disambut antusias oleh masyarakat, khususnya para pekerja mandiri. Nasrullah, seorang buruh harian lepas, menilai langkah tersebut sangat krusial dalam meringankan beban pekerja informal yang kerap kesulitan mengakses asuransi ketenagakerjaan secara mandiri.
“Kami tentu sangat mendukung rencana ini. Selama ini, saya beserta rekan-rekan sesama pekerja lepas memang belum memiliki perlindungan jaminan tersebut,” ungkapnya.
Ia pun berharap proses pendataan segera rampung agar manfaat perlindungan sosial ini dapat secepatnya dirasakan secara merata oleh para pekerja di Banjarmasin.

Komentar (0)