Rayakan May Day 2026 di Siring Banjarmasin, Muhidin Dorong Harmonisasi Pengusaha dan Pekerja

Oleh Naufal Akbar 04 Mei 2026, 18:00 WIB 17 Views

BANUAINSIDE.NET, BANJARMASIN – Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Provinsi Kalimantan Selatan yang dipusatkan di kawasan Siring 0 Kilometer, Kota Banjarmasin pada Minggu (3/5/2026), menjadi panggung penting untuk mempertegas arah kebijakan hubungan industrial di Banua.

Gubernur Kalsel, H. Muhidin, memanfaatkan momentum ini untuk menyoroti krusialnya kolaborasi tiga pilar utama, yakni pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

Menurutnya, iklim kerja yang kondusif dan harmonis hanya bisa terwujud jika ketiga elemen tersebut saling bersinergi menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan tenaga kerja.

Orang nomor satu di jajaran Pemprov Kalsel ini tak menampik bahwa hingga saat ini masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.

Fokus utamanya mencakup pemenuhan hak, perlindungan hukum, serta peningkatan taraf hidup para pekerja di wilayah Kalsel.

Terkait arah pembangunan ekonomi, Muhidin menegaskan bahwa pintu investasi di daerahnya selalu terbuka lebar. Namun, ia memberikan catatan kritis bahwa kehadiran setiap investor wajib membawa dampak positif, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan yang layak dan berkelanjutan.

“Kita membuka ruang investasi seluas-luasnya di Kalimantan Selatan. Namun, investasi tersebut harus sejalan dengan upaya menyejahterakan pekerja. Pemerintah akan terus hadir untuk memastikan adanya keseimbangan antara kepentingan pengusaha dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Muhidin.

Berbeda dari sekadar aksi turun ke jalan, kemeriahan May Day tahun ini diracik menjadi kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat luas.

Peringatan tersebut diisi dengan berbagai aksi sosial, mulai dari senam pagi bersama, donor darah, bazar pasar murah, hingga pelayanan kesehatan gratis.

Muhidin menyebut rentetan kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk apresiasi nyata atas dedikasi serta kontribusi para buruh dalam menggerakkan roda ekonomi Kalsel.

Ke depannya, Gubernur berharap komunikasi tripartit di Kalimantan Selatan dapat terus terjalin dengan baik agar segala dinamika industrial bisa diselesaikan lewat jalur musyawarah.

“Setiap permasalahan yang muncul selalu kita koordinasikan bersama untuk mendapatkan solusi terbaik. Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis kesejahteraan pekerja dan pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan seiring,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *